Beberapa waktu lalu, saya punya pengalaman kirim paket kaca menggunakan TIKI Ekspres, dan hasilnya benar-benar memuaskan. Ceritanya berawal dari pesanan pelanggan di Yogyakarta yang membeli meja kopi custom dari saya. Meja ini unik karena bagian atasnya menggunakan kaca tebal yang sudah diukir motif bunga. Nilainya cukup mahal, dan proses pembuatannya memakan waktu hampir dua minggu. Jadi, tentu saya tidak mau ambil risiko memilih jasa pengiriman sembarangan

Hari itu, Sabtu pagi sekitar pukul 9, Surabaya sedang diselimuti cuaca mendung. Saya berangkat dari rumah di daerah Rungkut menuju agen TIKI di Jalan Dharmawangsa. Perjalanan hanya sekitar 20 menit dengan mobil bak terbuka, karena paket kaca ini dibungkus dalam peti kayu khusus. Sebelum sampai, saya sempat mampir di minimarket untuk beli kopi panas dan roti isi, sekadar mengisi tenaga sebelum proses administrasi di agen.
Setibanya di agen TIKI, suasananya cukup ramai. Ada orang mengirim sepeda lipat, beberapa paket online shop, dan satu pelanggan yang membawa boks besar berisi mesin cuci. Petugas langsung menghampiri saya dan menanyakan isi paket. Saat saya bilang itu kaca, dia langsung menyarankan layanan TIKI SDS (Same Day Service) supaya barang sampai di hari yang sama dan risiko kerusakan lebih kecil.
Saya setuju, meski biayanya memang lebih tinggi. Petugas juga memastikan bahwa paket sudah terbungkus dengan aman: lapisan bubble wrap tebal, kayu penyangga, serta stiker “Fragile” yang dipasang di semua sisi. Setelah semua proses pengecekan selesai, saya menerima nomor resi yang nantinya bisa digunakan untuk melacak perjalanan paket.
Proses Pelacakan Paket TIKI
Sekitar satu jam setelah meninggalkan agen, saya penasaran dan langsung mengecek nomor resi di banknet.biz.id. Status pertama yang muncul adalah “Manifested”, artinya paket sudah resmi masuk sistem TIKI dan siap diproses di hub utama Surabaya.
Beberapa jam kemudian, status berubah menjadi “In Transit – Gateway Surabaya”. Dari pengalaman saya, tahap ini adalah proses sortir paket di gudang pusat sebelum diberangkatkan ke kota tujuan.
Karena menggunakan layanan SDS, paket langsung diberangkatkan menggunakan armada khusus ke Yogyakarta. Menjelang siang, status sudah berubah menjadi “Arrived at Gateway Yogyakarta”. Artinya, paket sudah sampai di gudang pusat kota tujuan dan menunggu proses pengantaran ke alamat penerima.
Paket Sampai Lebih Cepat dari Perkiraan
Sekitar pukul 3 sore, saya kembali mengecek resi dan statusnya sudah berubah menjadi “With Delivery Courier”. Tak lama kemudian, pelanggan saya di Yogyakarta mengirim pesan berisi foto paket yang sudah sampai di rumahnya. Kondisinya? Sempurna. Peti kayu masih utuh, bubble wrap tetap rapat, dan kaca di atas meja tidak mengalami retak atau goresan sedikit pun.
Pelanggan bahkan sempat berkata, “Pengirimannya rapi sekali, rasanya lebih aman daripada kalau saya bawa sendiri.” Mendengar itu, saya langsung merasa lega. Mengirim barang pecah belah memang selalu penuh rasa khawatir, tapi kali ini semuanya berjalan mulus.
Istilah Penting dalam Tracking TIKI
Buat yang belum terbiasa kirim paket menggunakan TIKI, ada beberapa istilah pelacakan yang penting untuk dipahami:
- Manifested – Paket diterima di agen dan masuk ke sistem pengiriman.
- Gateway – Gudang pusat sortir di kota besar.
- In Transit – Paket dalam perjalanan dari satu titik ke titik lainnya.
- Arrived at Gateway – Paket sudah tiba di gudang pusat kota tujuan.
- With Delivery Courier – Paket bersama kurir untuk diantarkan ke penerima.
- Delivered – Paket sudah diterima oleh penerima atau orang yang mewakilinya. Memahami istilah ini akan membuat proses pelacakan lebih mudah dan mengurangi kekhawatiran selama menunggu paket tiba. Tips dari Pengalaman Pribadi Berdasarkan pengalaman kirim paket kaca ini, saya punya beberapa tips untuk kamu yang mungkin berencana mengirim barang fragile:
- Gunakan kemasan berlapis
Selalu gunakan bubble wrap ganda, peti kayu, dan stiker “Fragile” di semua sisi paket. - Pilih layanan cepat
Untuk barang pecah belah, gunakan layanan same day atau express agar risiko benturan selama transit lebih kecil. - Asuransi itu penting
Jangan ragu menambahkan asuransi, terutama jika barang bernilai tinggi. - Pantau perjalanan paket
Cek resi secara berkala di banknet.biz.id agar tahu posisi paket setiap saat. - Hindari pengiriman akhir pekan
Proses sortir dan pengantaran biasanya lebih lambat jika dikirim di hari Sabtu sore atau Minggu. Kenapa Saya Rekomendasikan Cek Resi di banknet.biz.id Bagi saya, banknet.biz.id sangat membantu.
Tidak hanya untuk TIKI, tapi juga bisa digunakan untuk melacak JNE, J&T, SiCepat, Pos Indonesia, Wahana, Anteraja, hingga Ninja Xpress. Semua bisa dicek di satu tempat, tanpa harus membuka banyak situs resmi. Informasinya detail, termasuk waktu update dan lokasi terakhir paket. Jadi, kita bisa memprediksi kapan paket sampai dan memastikan tidak ada hambatan di perjalanan.
Kesimpulan
Pengalaman kirim paket kaca lewat TIKI Ekspres ini membuat saya semakin percaya diri untuk mengirim barang fragile menggunakan jasa ekspedisi, asalkan kemasannya benar dan layanan yang dipilih sesuai. Dari Surabaya ke Yogyakarta, semua proses berjalan cepat, aman, dan bebas kendala.
Kalau kamu punya rencana mengirim barang yang mudah pecah, jangan lupa untuk menyiapkannya dengan kemasan terbaik dan pilih layanan yang cepat. Dan yang paling penting, selalu pantau perjalanan paket menggunakan banknet.biz.id supaya lebih tenang dan yakin barang sampai dengan selamat.
